Pilpres 2029 Diusulkan Pakai Sistem AHWA NU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penulis ternama asal Mojokerto, Hasyim Muhammad, mengusulkan agar Pilpres 2029 menggunakan sistem AHWA (Ahlul Halli wal Aqdi), yang sebelumnya diterapkan dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang pada Agustus 2026. Sistem ini merupakan bentuk musyawarah tertutup oleh sekelompok tokoh pilihan. Hasyim mengusulkan agar sistem ini diterapkan dalam pemilihan presiden dengan cara rakyat tetap memilih langsung, namun dengan beberapa nama sekaligus. Dalam usulannya, kertas suara Pilpres akan berisi 10 hingga 20 nama politisi yang dianggap layak dan dicalonkan oleh DPR. Setiap pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) diwajibkan memilih empat nama. Dua nama dengan suara terbanyak akan terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden.
Bagikan
Berita terkait
Sudah Ada yang Mendeklarasikan Gibran-Dedi Mulyadi Jadi Pasangan di Pilpres 2029
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 16.26
Beda Total dari Prabowo, Ramalan Presiden RI 2029
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 21.30
Sudah Dibantu Jokowi Keliling Daerah, Elektabilitas PSI Mentok 1,8 Persen Saja
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 15.04
Pilkades Digital Karawang Digelar 22 November 2026, 438 TPS Disiapkan
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 13.00