Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

PLN EPI Targetkan Pasokan 3,65 Juta Ton Biomassa untuk 52 PLTU

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menargetkan pasokan biomassa sebesar 3,65 juta ton pada tahun 2026 untuk mendukung program co-firing di 52 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Langkah ini diambil karena sekitar 90% pembangkit listrik di Indonesia masih bergantung pada energi fosil, dan biomassa digunakan sebagai substitusi sebagian batu bara untuk mencapai target dekarbonisasi dan Net Zero emissions (NZE).

Biomassa yang digunakan berasal dari residu industri kehutanan, perkebunan, dan pertanian, sehingga tidak berasal dari aktivitas deforestasi. Pada tahun 2025, PLN EPI telah memasok sekitar 2,35 juta ton biomassa yang berkontribusi dalam penurunan emisi sekitar 2,72 juta ton CO₂e. Volume pasokan ditargetkan meningkat menjadi 3,65 juta ton pada 2026 dan 4,07 juta ton pada 2027.

Secara kumulatif selama periode 2023-2026, penyediaan biomassa telah mencapai 4,77 juta ton, dengan porsi terbesar berupa serbuk kayu (54,6%) dan serpihan kayu (22,4%). Untuk memperkuat rantai pasok, PLN EPI mengembangkan model Spoke-Hub dan Marketplace Biomassa yang menghubungkan pemasok dengan kebutuhan bahan bakar di setiap pembangkit.

Berita terkait