PLN Indonesia Power Injak Gas Transisi Energi Lewat PLTS-BESS dan MRO
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5294334/original/010162200_1753366508-e67d6a29-2ddd-488d-ae1c-fa821acf83df.jpeg)
PLN Indonesia Power melakukan tiga kolaborasi strategis untuk mempercepat transisi energi. Proyek pertama adalah dedieselisasi 10 lokasi terisolasi di Sulawesi Tengah dengan PLTS 60 MWp dan BESS 200 MWh, dibiayai Rp3,3 triliun dengan dukungan konsorsium perbankan Korea-Indonesia dan panel surya dalam negeri Trina Mas Agra. Proyek ini diharapkan menurunkan BPP hingga Rp1.000/kWh. Kolaborasi kedua dengan PT ABB Sakti Industri memperkuat layanan MRO untuk generator, motor, dan VSD/inverter. Kolaborasi ketiga dengan PT Barata Indonesia dan Technofit Sdn Bhd mengembangkan Pusat MRO Turbin di Cilegon untuk memperkuat kapabilitas MRO nasional dan pasar Asia Pasifik. Direktur Utama menyatakan transisi energi tidak hanya bersih, tetapi juga meningkatkan efisiensi, TKDN, dan kompetitivitas regional.
Bagikan
Berita terkait
PT PAL Siapkan Kemampuan MRO dan Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
JawaPos · 23 September 2026 pukul 08.15
Jababeka Gandeng Pertamina, Siapkan Energi Hijau untuk 2.000 Perusahaan
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 19.00
iPhone 18 Pro Max Lolos TKDN & Postel, Erajaya: Kami Siap
Detik.com · 22 September 2026 pukul 18.45
Bamsoet Dorong Hilirisasi Nikel Hasilkan Industri Kendaraan Listrik
Detik.com · 22 September 2026 pukul 18.37