Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

PLN-Pelindo Bidik Hemat 5 Juta Liter BBM dari Elektrifikasi Kapal di Tanjung Priok

PT PLN (Persero) dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) telah memulai pengembangan Onshore Power Supply (OPS) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Teknologi ini bertujuan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) kapal saat bersandar dengan cara menggantikan penggunaan genset kapal dengan pasokan listrik dari darat. Hasil uji coba menunjukkan bahwa OPS mampu menghemat sekitar 700 liter BBM dalam waktu kurang dari 24 jam, setara dengan penghematan sebesar 50 hingga 60 persen per hari sandar. Dua unit OPS pertama dengan kapasitas masing-masing 500 kVA telah diresmikan di Dermaga Serbaguna Nusantara (DSN), Tanjung Priok, dan merupakan fasilitas pertama di Indonesia yang lulus uji standar internasional IEC/IEEE 80005-3:2025.

PLN dan Pelindo berencana membangun 24 unit OPS di kawasan Tanjung Priok dengan total kapasitas 12 megavolt ampere (MVA) pada 2027. Jika seluruh fasilitas ini beroperasi, diperkirakan akan menghemat BBM sebesar 4 hingga 5 juta liter per tahun, sekaligus mengurangi emisi karbon hingga 8 hingga 10 ribu ton CO2 per tahun. Penghematan ini diproyeksikan didasarkan pada hasil uji coba yang menunjukkan penurunan emisi sekitar 1,5 ton CO2 per hari sandar.

Pengembangan OPS tidak hanya terbatas di Tanjung Priok. Setelah 24 unit selesai dibangun pada 2027, fasilitas serupa berpotensi direplikasi ke terminal multipurpose, dermaga umum, dan pelabuhan lain hingga mencapai 123 unit pada 2050. OPS juga diharapkan meningkatkan kualitas daya listrik yang diterima kapal, menghilangkan asap dan kebisingan dari genset, serta mendukung transformasi pelabuhan menuju konsep green port yang lebih berkelanjutan.

Peristiwa ini diliput 6 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait