Politik Kantor: Mengapa Kerja Keras Saja Tidak Selalu Cukup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Artikel mengisahkan kisah Ross Johnson di Nabisco pada awal 1980-an, yang menunjukkan bahwa karier seseorang tidak hanya ditentukan oleh kinerja teknis, tetapi juga kemampuan politik di lingkungan kerja. Johnson berhasil mengalahkan dua pesaingnya—Dick Owens dan Robert Schaeberle—bukan melalui konflik langsung, tetapi dengan memberikan ruang dan kekuasaan kepada mereka. Johnson memberi Owens sumber daya dan anggaran yang diminta, sementara sebenarnya memungkinkan Owens membangun sistem yang nantinya bisa dikritik sebagai berlebihan dan terpusat. Akhirnya, Johnson menyampaikan kekhawatiran ini kepada Schaeberle dan berhasil meyakinkannya agar mengundurkan diri. Johnson pun resmi menjadi CEO Nabisco pada 1984.
Bagikan
Berita terkait
Bayu Prabowo, Dulu Kerja di Saudi dan Bank, Kini Ngojol
Detik.com · 1 September 2026 pukul 10.23
Memimpin Senior Tanpa Merasa Terancam: Pelajaran Penting bagi Bos Muda
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 20.30
Freeport Buka Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate hingga Mahasiswa
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 15.21
Gen Z Merapat! Freeport Buka Lowongan Kerja, Batas Daftar 11 September
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 11.25