Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Polri Kerahkan Kapal hingga Drone Termal Cari Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau

Polri memperluas pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang setelah KM Arupadatu 1 dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten. Pada hari ketiga operasi SAR, lebih dari 280 personel gabungan dikerahkan untuk menyisir wilayah yang diduga menjadi lokasi keberadaan kapal. Polri sendiri mengerahkan 59 personel yang dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol. Eko Hartanto di tengah laut menggunakan KP Sanjaya-7017. Pencarian dilakukan secara sistematis berdasarkan sektor dan koordinat dengan mempertimbangkan posisi terakhir kapal, arah angin, arus, gelombang, cuaca, dan informasi terbaru di lapangan.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur seperti Polri, Basarnas, TNI, Bakamla, KSOP, BPBD, unsur kewilayahan, potensi SAR, nelayan, masyarakat, media, dan keluarga korban. Sarana yang digunakan meliputi kapal SAR, kapal patroli, rigid inflatable boat (RIB), dukungan udara, drone termal, hingga sarana medis. Namun, operasi menghadapi kondisi cuaca yang kurang mendukung dengan berawan tebal hingga berkabut, kecepatan angin sekitar 15 knot, dan ketinggian gelombang mencapai 2,5-4 meter.

Selain pencarian, Polri juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum kapal hilang kontak. Subditgakkum Ditpolairud Polda Banten telah meminta keterangan dari pemilik kapal, pekerja galangan kapal, dan pihak terkait proses docking serta perbaikan kapal. Polri juga mengimbau masyarakat dan nelayan yang memiliki informasi untuk segera melaporkan kepada petugas dan tidak melakukan pencarian mandiri karena risiko keselamatan yang tinggi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait