Prabowo di KTT BRICS: Perdagangan dan Mata Uang Jangan Jadi Senjata!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di KTT BRICS Summit India 2026 menyampaikan pesan tegas bahwa perdagangan dan sistem keuangan tidak boleh dijadikan senjata baru dalam konflik geopolitik. Ia menekankan pentingnya transformasi institusi keuangan global agar lebih responsif terhadap kebutuhan negara-negara berkembang, termasuk memberikan akses yang lebih baik ke sumber modal dan sumber daya. Prabowo menyatakan bahwa kekuatan BRICS, yang mewakili hampir setengah populasi dunia, harus berkembang dari dalam negeri melalui kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pangan, pasokan energi, pendidikan, dan kesejahteraan rakyat. Ia menegaskan bahwa negara BRICS tidak ingin didikte atau diperalat oleh satu atau dua kekuatan besar, sehingga harus tetap tangguh dan mandiri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 10.11
Prabowo Tegaskan Pentingnya Kekuatan Kolektif Merespons Dinamika Global
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 21.19
Prabowo Dorong BRICS Perkuat Ketahanan dan Kemandirian
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 11.37
Hadiri KTT BRICS 2026, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan dan Energi
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 11.13
Prabowo di KTT BRICS: Kami Tak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
Berita terkait
Prabowo Minta Institusi Keuangan Global Lebih Tanggap ke Negara Berkembang
Detik.com · 13 September 2026 pukul 11.30
Prabowo Ajak Negara BRICS Kerja Sama Pasok Kebutuhan Energi
Detik.com · 13 September 2026 pukul 08.45
Pidato di EEF ke-11 Vladivostok, Presiden Prabowo: Pembangunan Harus Diukur dari Kehidupan Rakyat
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 17.51
Prabowo sebut Indonesia pintu masuk EAEU ke pasar ASEAN
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 16.34