Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Didesak Sadar: MBG Itu Titik Lemah, Musuh Bisa dengan Mudah Rusak Reputasi hingga Legitimasi

Presiden Prabowo Subianto disarankan untuk menyadari risiko politik yang terkait dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Prof. Henri Subiakto dari Universitas Airlangga, program dengan cakupan sangat luas ini berpotensi menjadi titik lemah pemerintahan jika pelaksanaannya tidak dikendalikan dengan ketat. Karena MBG identik dengan kebijakan Prabowo, keseluruhan penilaian publik terhadap program ini akan memengaruhi reputasi dan legitimasi presiden.

Henri menekankan bahwa operasional MBG yang tersebar di ribuan titik di seluruh Indonesia menimbulkan banyak potensi kelemahan. Satu kesalahan kecil di tingkat pelaksana, seperti dapur yang tidak hati-hati, bisa berkembang menjadi krisis kepercayaan publik yang jauh lebih besar. Kasus keracunan makan bergizi gratis di beberapa daerah menjadi contoh nyata dari kerentanan sistem ini.

Selain itu, Henri juga memperingatkan akan kemungkinan sabotase atau pihak ketiga yang mencari celah dalam sistem MBG untuk merusak kepercayaan rakyat pada pemerintah. Ia menyarankan agar Prabowo tidak hanya melihat MBG dari sisi popularitas, tetapi juga memperhitungkan risiko politik jangka panjang. Semakin keras pemerintah mempertahankan program ini, semakin besar pula konsekuensi jika terjadi masalah serius.

Berita terkait