Prabowo Diminta Waspada, Diam-diam Ada 'Kudeta Senyap' dari Jokowi: Presiden Cuma Dikasih 2 Tahun...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto disarankan waspada terhadap dugaan 'kudeta senyap dan merayap' yang diduga dilakukan oleh Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) untuk mempertahankan pengaruh politik lama. Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu menyampaikan kekhawatirannya melalui kanal YouTube Abraham Samad Speakup pada 19 Agustus 2026. Ia menduga adanya faksi politik yang disebut 'geng Solo' dan kelompok oligarki yang belum rela kehilangan kekuasaan pasca-pergantian pemerintahan. Said Didu memperkirakan Prabowo hanya akan mendapatkan waktu dua tahun pemerintahan, sampai Oktober 2026, sebelum menghadapi tekanan yang signifikan. Menurutnya, Jokowi tidak sepenuhnya melepaskan pengaruhnya meskipun sudah tidak lagi menjadi presiden. Said menggambarkan situasi ini sebagai 'ronde terakhir' dalam pertarangan politik, di mana tidak dapat diprediksi apakah Prabowo akan berhasil mempertahankan kendali pemerintahan atau justru menghadapi tekanan yang semakin kuat. Ia menyebut kemungkinan gerakan politik yang bersifat perlahan dan tidak terlihat secara terbuka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.41
Prabowo Duduk Diapit Jokowi-Gibran di HUT RI, Gerindra: Cerminkan Hubungan Baik
Berita terkait
50 Buku Sehari Tak Bisa Membuat Prabowo Kalahkan Jokowi: Pidatonya Bisa Lebih Jaga Perasaan Rakyat
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 13.53
Canda Prabowo ke Bahlil: Dia Bisa Bikin Jokowi Tertawa
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 17.32
Gerindra Soroti Sikap Prabowo Rangkul Jokowi dan Gibran: Cerminan Etika Politik
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 03.09
Amien Rais: Hampir Dua Tahun Berkuasa, Prabowo Gagal Taklukkan Oligarki
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 18.33