Prabowo Diperingatkan: Kemarahan Rakyat Era Ini Beda dan Lebih Berbahaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat kebijakan publik Syukur Mandar memperingatkan Presiden Prabowo Subianto bahwa kemarahan rakyat di era sekarang lebih berbahaya dibanding masa sebelumnya. Ia menyatakan Prabowo memiliki waktu sekitar dua bulan, hingga Oktober 2026, untuk melakukan perbaikan nyata termasuk merombak Kabinet Merah Putih. Syukur menyarankan komposisi kabinet 60 persen profesional sesuai kompetensi dan 40 persen dari partai politik. Ia menekankan bahwa jika tidak ada perubahan signifikan, tidak ada harapan tersisa dan presiden harus mawas diri.
Desakan reshuffle kabinet menguat seiring rilis survei yang menunjukkan penurunan signifikan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah. Beberapa pengamat politik mendesak agar Prabowo mengganti menteri yang dianggap tidak efektif.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan hingga kini belum ada rencana reshuffle resmi. Jika ada perubahan, prioritasnya bukan mengganti menteri tetapi mengisi posisi kosong seperti Wakil Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Imigrasi.
Bagikan
Berita terkait
Rocky Gerung: Batalkan Perjanjian Putih dengan Elite, Prabowo Harus Buat Kontrak Baru
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 12.20
Nusron soal Isu Reshuffle Usai 17 Agustus: Tak Elok Menteri Ngomong Itu
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 17.54
Soal Isu Reshuffle Kabinet Awal Agustus, Mensesneg: Misal Ada, Mengisi Kekosongan
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 19.57
Sejumlah Menteri Peringati HUT RI Bersama Warga Terdampak Gempa NTT
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 06.55