Prabowo Garap PLTS 100 GW: Hemat Rp 73,9 Triliun dan Suntik Mati PLTD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323915/original/006231800_1786680756-pid7.jpg)
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas hingga 100.000 MW (100 GW) untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Langkah ini termasuk percepatan penghentian PLTS diesel yang dianggap mahal dan tidak efisien, terutama di daerah terpencil. Sebagai tahap awal, pemerintah menargetkan operasional 30 GW PLTS pada tahun ini, yang diproyeksikan menggantikan setidaknya 13 GW dari PLTD diesel. Prabowo juga mendorong kemandirian energi berbasis desa dengan mengimbau setiap desa menyiapkan lahan untuk PLTS 1 MW. Menurut Menko Perekonomian, PLTS 100 GW dapat menghemat anggaran negara hingga Rp 73,9 triliun per tahun dan mengurangi impor BBM secara signifikan. Penghematan ini diperkirakan akan menekan Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik nasional secara drastis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.16
Prabowo Targetkan Bangun 30 GW PLTS Tahun Ini, 13 GW PLTD Dipensiunkan
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.26
Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Siap-Siap PLTD Disetop!
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.19
Bangun 100 GW Energi Surya, Prabowo: Matahari RI Tak Boleh Terbuang!
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 14.44
Prabowo Mau Bangun 30 GW PLTS dan Pensiunkan 13 GW PLTD Tahun Ini
Berita terkait
Prabowo Dorong Percepat Pembangunan PLTS 100 GW, Niat Pensiunkan PLTD
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 17.40
Kejar PLTS 100 GW, Prabowo Hitung Penghematan Rp73,9 Triliun per Tahun
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.20
Bahlil: Peresmian Tahap I PLTS 100 GW Akan Digelar di Bali
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.00
ESDM Tegaskan Proyek 100 GW PLTS Masuk dalam Revisi RUPTL
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 21.10