Prabowo: Masalah Puluhan Tahun yang Rumit Kita Mulai Selesaikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pemerintahannya mulai menyelesaikan berbagai persoalan bangsa yang selama puluhan tahun dianggap rumit. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 dan Sidang Bersama MPR, DPR, serta DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026). Prabowo menegaskan bahwa dirinya belum bisa mengatakan seluruh persoalan bangsa telah selesai. Namun, dalam waktu kurang dari dua tahun, pemerintah membuktikan bahwa masalah tersebut dapat mulai diselesaikan melalui keberanian mengambil keputusan, kerja keras, hati tulus, kehendak yang jelas, orientasi kepada rakyat, serta gotong royong seluruh unsur bangsa.
Prabowo merinci bahwa dalam 21 bulan atau tepatnya 663 hari sejak memimpin, pemerintah menetapkan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif. Kebijakan-kebijakan itu menyasar masalah negara yang sebagian besar tidak terselesaikan selama berpuluh-puluh tahun. Untuk mempercepat penanganan, rata-rata pemerintah menetapkan satu kebijakan transformatif setiap lima hari. Capaian tersebut menunjukkan upaya eksekutif dalam merespons tantangan nasional yang telah lama mengendap.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 12.39
21 Bulan Menjabat, Prabowo Klaim Jalankan 121 Kebijakan Transformatif
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 08.48
AHY Siap Kawal Arahan Prabowo
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.36
Jokowi hingga Jusuf Kalla Hadiri Sidang Tahunan MPR RI 2026
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 12.14
ABP: 121 Kebijakan Transformatif, Prabowo Tunjukkan Negara Hadir
Berita terkait
Pratikno hingga Brian Merapat ke Istana Rapat Pendidikan Gratis SD-PTN
Detik.com · 23 September 2026 pukul 14.27
Ketum GCP: Saya Mendukung Prabowo Bukan untuk Cari Jabatan
JPNN.com · 20 September 2026 pukul 17.04
Prabowo Klaim Pemerintahnya Bukan Sekadar 'Omon-Omon'
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 19.06
Pernyataan Mengejutkan Pakar: Korupsi Dibiarkan agar Prabowo Terpilih Kembali?
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 15.00