Pramono dan Anies Masuk dalam Kalkulasi Dedi Mulyadi, Ini Prediksi Poros Baru 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Analis Politik Universitas Nasional, Selamat Ginting, menilai Dedi Mulyadi (KDM) mempertimbangkan Anies Baswedan dan Pramono Anung dalam kalkulasi politik menjelang Pilpres 2029. KDM diprediksi tetap bertahan di Partai Gerindra guna menjaga fleksibilitas komunikasi dengan berbagai poros politik, termasuk poros Anies dan Pramono, daripada terburu-buru pindah ke PSI.
Ginting menyoroti dinamika politik Jakarta sebagai cerminan nasional, di mana kemenangan Pramono Anung baru-baru ini menunjukkan pergeseran dukungan. Hal ini membuka peluang munculnya pasangan alternatif seperti Pramono-KDM atau Pramono-Anies. Kombinasi figur dengan basis dukungan berbeda ini dinilai menjadi kekuatan politik yang patut diperhitungkan dan menjadi pertimbangan strategis bagi Prabowo Subianto.
Bagikan
Berita terkait
Dedi Mulyadi Berpeluang Jadi Cawapres Prabowo? Begini Kalkulasi Politik Terbaru
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 15.25
Meski Elektabilitasnya Tinggi, Dedi Mulyadi Disebut Tak Berani Lawan Prabowo
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 10.30
Duet Poros Alternatif Ini Disebut Bakal Menakutkan Bagi Prabowo Menuju Pilpres 2029
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 10.50
Dedi Mulyadi Berkesempatan Jadi Cawapresnya Prabowo, Ini Syaratnya
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 15.25