Pramono Ogah Bikin Proyek Mercusuar di Jakarta, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan penolakan terhadap proyek bersifat mercusuar, lebih memilih menyelesaikan proyek yang belum tuntas dari pemerintahan sebelumnya. Dalam acara Peluncuran Konsep Desain Transformasi Kawasan Blok M Fase Ultimate, Pramono menekankan bahwa pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu contoh proyek yang dituntaskan adalah LRT Jakarta, yang awalnya hanya mengangkut sekitar 4.000 penumpang per hari, kini mencapai 9.000 hingga 10.000 penumpang meski mas masih ada tiga stasiem belum beroperasi penuh. Pramono optimis bahwa dengan operasional penuh, LRT Jakarta bisa melayani 60.000 hingga 80.000 penumpang. Proyek ini awalnya diputuskan pada era Jokowi saat Ahok menjabat, lalu dilanjutkan oleh Heru Budi Hartono, dengan Pramono terlibat sebagai Sekretaris Kabinet.
Bagikan
Berita terkait
Pramono Pastikan LRT Manggarai-Dukuh Atas Mulai Januari 2027
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 17.15
Pramono Minta Danantara Bantu Biayai Perpanjangan LRT Jakarta ke JIS
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 03.00
Di Hadapan Prabowo, Pramono Minta Danantara Bantu Biayai LRT Jakarta Fase Selanjutnya
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 18.37
Ingin Danantara Bantu Bangun LRT Jakarta, Ini Alasan Pramono
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.32