Presiden Prabowo Dorong Rehabilitasi Narkoba Diperkuat, BRIN Kaji Alat Deteksi Terjangkau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan dengan menteri Kabinet Merah Putih pada 29 September 2026 untuk memperkuat rehabilitasi narkoba. Fokus utama meliputi penguatan pusat rehabilitasi, pengembangan alat deteksi murah, serta penyusunan regulasi berbasis riset. BRIN diminta memperbaiki metode rehabilitasi dan meneliti teknologi deteksi terjangkau. Arif Satria, Kepala BRIN, menyatakan vape menjadi celah penyebaran narkoba, dengan lebih dari 4 juta pengguna yang berisiko kesehatan seperti diabetes, paru-paru, dan pankreas. Koordinasi dilakukan dengan Kementerian Kesehatan, BNN, Hukum, serta Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk merumuskan kebijakan berbasis data. Prabowo menekankan upaya ini sebagai langkah menyelamatkan generasi muda dari narkoba.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 29 September 2026 pukul 18.28
Kepala BRIN: Prabowo Minta Fasilitas Rehabilitasi Narkoba Diperbanyak
kumparan · 29 September 2026 pukul 18.18
Riset BRIN: Pengguna Vape Tembus 4 Juta, Picu Masalah Diabetes-Pankreas
Detik.com · 29 September 2026 pukul 17.50
Prabowo Minta BRIN Kaji Alat Murah untuk Deteksi Ketergantungan Narkoba
Berita terkait
Kepala BNN Ungkap Prabowo Beri Atensi Bahaya Etomidate, Aturan Disiapkan
Detik.com · 29 September 2026 pukul 17.05
Prabowo Soroti Peredaran Vape Etomidate di Indonesia
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 16.15
5 WN Malaysia Ditangkap Bawa 5 Kg Etomidate dalam Sepatu di Soetta
Detik.com · 29 September 2026 pukul 10.52
Bappenas dan BRIN perkuat ekosistem pembinaan talenta riset
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 10.51