Jakarta · Minggu, 20 September 2026Cari
WargaKonoha

Presiden Prabowo: Saya Heran, Profesor, Tapi Malah Bela Orang Asing!

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan tegas mengenai kriteria pemimpin ideal untuk bangsa Indonesia saat menghadiri peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, pada Sabtu (19/9/2026). Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa pemimpin Indonesia harus cerdas, berdikari, dan tidak mudah diperdaya oleh pihak manapun. "Pemimpin Indonesia harus pintar. Jangan dibohongi orang. Jangan dibodoh-bodohi," tegasnya di hadapan para hadirin.

Presiden juga menyoroti fenomena ironis di kalangan kaum intelektual, menyayangkan adanya tokoh bergelar profesor yang dinilai kehilangan kepekaan terhadap ketidakadilan sosial dan justru berpihak pada pihak luar. "Saya heran, kadang-kadang profesor, tapi tidak bisa melihat ketidakadilan. Profesor yang justru malah membela kepentingan orang-orang asing," ujurnya.

Menurut Prabowo, kecerdasan saja tidak cukup. Seorang pemimpin sejati harus memiliki kebebasan berpikir agar tidak mudah disetir oleh pihak yang berniat buruk. Pemimpin juga perlu memiliki mental baja, keyakinan pada kemampuan bangsanya sendiri, dan melepaskan diri dari mental inlander atau rasa rendah diri saat menghadapi tekanan dari luar. "Berjiwa besar. Jangan punya rasa rendah diri. Jangan punya rasa kalah sebelum berjuang. Sedikit-sedikit takut. Nanti bagaimana?" pungkasnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait