Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Produksi Nikel Indonesia Dipangkas 120 Juta Ton pada 2026, Ini Penyebabnya

Indonesia membatasi produksi bijih nikel pada 2026 sebesar 120 juta ton dibandingkan 2025. Produksi 2025 mencapai 379 juta ton, sementara 2026 hanya disetujui 260 juta ton. Pembatasan ini mengacu pada Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang disetujui pemerintah untuk mengatur pasokan bijih nikel guna menjaga keseimbangan pasar global yang masih surplus. Indonesia sebagai pusat produksi nikel dunia harus menyesuaikan pasokan dengan kebutuhan 79 fasilitas pengolahan. Pemerintah juga menyiapkan Bursa Mineral Indonesia pada Januari 2027 untuk meningkatkan transparansi perdagangan mineral.

Berita terkait