Program PLTS 100 GW Dimulai, Investasi Tembus Rp 1.140 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316150/original/029549400_1785915556-1000398547.jpg)
Pemerintah Indonesia memulai program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 GWp dengan investasi Rp1,140 triliun (US$73 miliar). Program ini diumumkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Bali pada 25 Agustus 2026. Target pertama adalah pembangunan PLTS 5,3 GWp termasuk 1.000 MWp beserta baterai penyimpanan energi di Bali. Program diproyeksikan menghemat subsidi energi Rp73,9 triliun per tahun, mengurangi emisi karbon 140 juta ton CO2 per tahun, serta menciptakan 5,52 juta lapangan kerja. Dengan skema pengadaan kompetitif, pemerintah akan memberikan IPP bila harga kompetitif atau mengambil alih proyek jika tidak ada yang mau. Program juga difokuskan untuk memperluas akses listrik ke desa tidak teralir dan mengonversi PLTD berbahan solar menjadi energi terbarukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 15.51
Resmi Meluncur! 14 PLTS Ini Jadi Pembuka Mega Proyek 100 GW
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 15.51
Resmi Meluncur! 14 PLTS Ini Jadi Pembuka Megaproyek 100 GW
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.43
Prabowo Resmi Luncurkan Program PLTS Kapasitas 100 GWp
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 13.51
Prabowo Bakal Meluncurkan Program PLTS 100 GWp untuk Perkuat Hilirisasi Energi
Berita terkait
Prabowo Ungkap Pembangunan PLTS 100 GW Bikin Negara Hemat Rp73,9 T
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.35
Mimpi Prabowo Bangun PLTS 100 GW Sampai 2029, Hari Ini Baru 1,5 GW
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 13.10
Prabowo Groundbreaking PLTS 100 GWp di Bali, Hemat Rp 74 T/Tahun
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 12.25
Prabowo Akan Luncurkan Program PLTS 100 GWp di Bali Hari Ini
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 10.31