Proyeksi Konsumsi Listrik Indonesia Terus Naik, Tenggara Strategics dan CSIS Beber Hasil Penelitian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian Tenggara Strategics dan CSIS memproyeksikan konsumsi listrik Indonesia naik signifikan dari 539 TWh pada 2025 menjadi 1.813 TWh pada 2060. Sektor rumah tangga diprediksi menyumbang 28% permintaan, sementara kendaraan listrik (EV) menyumbang 11%. Program konversi kompor LPG ke induksi menjadi pemicu utama dengan potensi permintaan tambahan antara 27,62 GW hingga 53,43 GW.
Transisi ke kompor induksi dan adopsi EV bertujuan mengurangi ketergantungan impor. Saat ini, 77,6% kebutuhan LPG dan 65% konsumsi bensin nasional masih dipenuhi melalui impor. Selain menghemat devisa dan subsidi, pengembangan industri EV berpotensi menciptakan hingga 500 ribu lapangan kerja baru serta mendukung upaya dekarbonisasi nasional.
Bagikan
Berita terkait
Home Charging Tembus 92 Ribu Pengguna, Kendaraan Listrik Mulai Ubah Pola Konsumsi Listrik Rumah Tangga
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 20.55
Kepastian Hukum Dinilai Sangat Krusial Buat Kawal Tren Industri Hijau
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 15.24
CNN Indonesia Evolution Forum Hadirkan Sejumlah Pembicara Hari Ini
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 08.23
CNN Indonesia Gelar Evolution Forum Besok, Ini Agendanya
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 09.30