PSI: Ketika Jokowi Memilih Kami, Ternyata Ada Yang Terganggu-ganggu!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Eks Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Oktober 2024 setelah diberhentikan sebagai kader PDIP pada Desember 2024. Keputusan ini memicu gesekan politik baru. Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, menyindir pihak yang tidak menerima keputusan Jokowi, menyatakan bahwa mantan presiden memiliki hak penuh memilih partai politik sebagai warga negara. Jokowi menunjukkan kartu anggota PSI untuk membuktikan keanggotaannya dan menyatakan keputusan ini disampaikan untuk mengetahui statusnya oleh seluruh struktur partai.
Ali menegaskan tidak ada alasan untuk mempersoalkan pilihan Jokowi setelah tidak lagi menjadi kader PDIP. Ia menekankan bahwa hak politik tetap berlaku meskipun Jokowi telah dipecat dari partai sebelumnya. Sindiran ini menunjukkan adanya kekhawatiran atau penolakan tertentu terhadap keanggotaan Jokowi di PSI.
Keanggotaan Jokowi di PSI dianggap penting untuk menandai perubahan status politiknya setelah masa jabatan presiden. Ahmad Ali juga menyindir hal serupa dengan menyebut adanya yang 'terganggu-ganggu' atas keputusan tersebut, menyoroti dinamika politik yang terus berkembang di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 27 September 2026 pukul 14.06
Gunrom PDIP soal Jokowi Pamer KTA PSI: Harusnya Nunjukin Ijazah S1 UGM
CNN Indonesia · 26 September 2026 pukul 20.13
Jokowi Ungkap Gabung ke PSI Sejak Oktober 2025, Pamer Kartu Anggota
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 17.04
Banyak yang Enggak Percaya Jokowi Anggota PSI
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 23.00
Jokowi Pamer KTA PSI, Jabatannya Masih Tanda Tanya
Berita terkait
Jokowi: 'Kenapa Baru Sekarang? Iya Suka-Suka Saya Dong!'
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 00.02
Jokowi Klaim Banyak Pihak Ketakutan pada PSI, Said Didu: Seperti Halanya Kecoa...
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 16.00
Bikin Lawan Politik Ketar-ketir, Jokowi Ungkap Alasan Pilih Umumkan Status PSI-nya di Bandung
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 02.30
Jokowi Bongkar Alasan PSI Kini Jadi Sorotan Lawan Politik
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 00.30