PSI: Selama Pak Jokowi Tidak Menanggapi, Itu Artinya Tidak Penting
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Juru Bicara PSI, Dian Sandi Utama, menyatakan bahwa sikap diam Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, terhadap berbagai kritik menunjukkan bahwa isu tersebut dianggap tidak penting. Menurut Dian, Jokowi secara selektif memilih isu yang perlu direspons, sehingga diamnya beliau bukan berarti tidak mampu menjawab, melainkan bentuk penilaian terhadap urgensi masalah tersebut.
Salah satu contoh nyata adalah polemik ijazah palsu yang diangkat oleh Roy Suryo. Jokowi hanya menyatakan kesiapannya menunjukkan dokumen pendidikan di persidangan pokok perkara dan menantang pihak yang ragu untuk membawa bukti ke pengadilan. Sementara itu, Roy Suryo mengklaim memiliki bukti kuat bahwa ijazah tersebut palsu. Keduanya dijadwalkan bertemu dalam sidang pokok perkara di PN Jakarta Timur pada 17 September 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 16.40
Achmad Hidayat Buka Suara Seusai Dipecat PDIP Sebagai Kader
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 10.56
Putusan Praperadilan Roy Suryo Dibacakan Besok
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 19.04
Said PDIP soal Kans Jokowi Bertemu Megawati: Kita Bersimpang Jalan
kumparan · 14 September 2026 pukul 16.00
Jokowi dan Politik Mengelola Persepsi?
Berita terkait
Roy Suryo Ungkap Ada Tim Hukum Baru, Sosoknya Baru Bikin Gebrakan di MK
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 13.54
PSI Sebut Rocky Gerung Sudah 'Kena Batunya' Akibat Serang Jokowi
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 13.49
Roy Suryo Sentil Jokowi: Jangan Rekayasa Sidang Ijazah agar Cukup Hadir Sekali
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 13.44
PSI Bersaksi Soal Hubungan Rocky Gerung-Jokowi: Dia Memang Tidak Suka, Dianggap Tak Pantas Pimpin...
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 12.52