Pulau Jawa Masih Jadi Titik Panas PHK, Kemnaker Catat 24.642 Korban
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat 43.805 pekerja mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Januari hingga Juli 2026. Dari jumlah tersebut, 56% atau 24.642 pekerja berasal dari lima provinsi di Pulau Jawa, dengan Jawa Barat menjadi provinsi dengan PHK terbanyak (8.830 pekerja), diikuti Jawa Timur (4.781), Banten (4.767), DKI Jakarta (3.190), dan Jawa Tengah (3.074).
Di luar Pulau Jawa, provinsi dengan PHK terbanyak adalah Kalimantan Selatan (2.961 pekerja), Kalimantan Timur (2.751), dan Sumatera Utara (2.535). Secara bulanan, PHK mencapai puncaknya pada Mei dengan 8.197 kasus, sementara Juli hanya mencatat 552 kasus.
Kemnaker menjelaskan bahwa data tersebut berasal dari aplikasi JKP dan belum mencakup pekerja yang masih dalam masa tenggang 6 bulan untuk melaporkan PHK. Selain itu, pekerja yang mengundurkan diri, pensiun, atau mengundurkan diri karena alasan lain tidak termasuk dalam perhitungan PHK ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.18
Korban PHK Tembus 43.805 Orang, Paling Banyak di Provinsi Ini
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 15.05
43.805 Orang Kena PHK, Bos Apindo Buka Suara
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.35
43.805 Warga RI Jadi Korban PHK, Terbanyak di Jawa Barat
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 06.30
Korban PHK Tembus 43.805 Orang, Paling Banyak di Jawa Barat
Berita terkait
53.490 Pekerja Kena PHK hingga Agustus, Ini Provinsi Terbanyak
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 18.20
Jawa Barat Jadi Episentrum PHK, 10.880 Tenaga Kerja Terdampak
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 14.41
43.805 Pekerja Kena PHK hingga Juli 2026, Jawa Barat Paling Banyak
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 15.19
Kemnaker Catat PHK Tertinggi Terjadi pada Juni, Tembus 9.028 Orang
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 20.48