Purbaya Bicara Setoran Rp 120 Triliun Danantara ke Kas Negara, Ekonom: Nombok Dong!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Sri Mulyani 'Purbaya' Yudhi Sadewa menyatakan bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan menyetorkan Rp 120 triliun ke kas negara. Hal ini menujukkan kebutuhan fiskal pemerintah yang harus dipenuhi. Namun, Direktur NEXT Indonesia Center Herry Gunawan mengkritik langkah ini, khawatir dana yang besar akan membuat Danantara 'nombok' atau kekurangan likuiditas. Herry menjelaskan, Danantara baru mencapai laba Rp 145 triliun, sehingga tidak logis jika Rp 120 triliun langsung disetor ke kas negara. Sebagian besar dana tersebut sudah terpaksa dialokasikan untuk investasi melalui Danantara Investment Management (DIM). Jika dipaksa menyetorkan Rp 120 triliun, Danantara tidak akan mencukupi untuk kebutuhan pencadaran risiko investasi dan akumulasi modalnya. Herry meminta Purbaya untuk mencari mekanisme yang tepat agar tidak mengganggu operasional investasi Danantara. Ia juga mengkritik gaya komunikasi Purbaya yang dianggap terlalu kasar dan menggunakan nama Presiden untuk membenarkan kebijakannya.
Bagikan
Berita terkait
Purbaya Sebut Danantara Masih Protes soal Setor Rp 120 T ke Negara
Detik.com · 3 September 2026 pukul 17.45
Purbaya Pastikan Danantara Tak Gabung KSSK: Diundang Ikut Rapat Saja
Detik.com · 3 September 2026 pukul 15.44
Profit Danantara Masuk Tahun Ini, Purbaya: Jadi Tambahan Buffer APBN
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 14.45
Beban Utang Whoosh Dialihkan ke Purbaya Bulan Ini
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 19.40