Purbaya Buka-bukaan Rencana Ambil Alih Utang Whoosh 15 September
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penyerahan pengelolaan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dari Danantara ke Kementerian Keuangan akan dimulai pada 15 September 2026. Namun, skema penyelesaian kewajiban tersebut masih dalam tahap diskusi. Purbaya menjelaskan solusi yang dipertimbangkan melibatkan Badan Layanan Umum (BLU) atau Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kemenkeu, dengan kemungkinan dua SMV yang akan mengelola Whoosh. Ia menegaskan bahwa bentuk skema yang paling tepat mas masih digodok, termasuk penggunaan SMV kecil atau besar sesuai kebutuhan.
Sebelumnya, COO BPI Danantara Dony Oskaria menyampaikan bahwa ambil alih Kementerian Keuangan terhadap Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menjadi salah satu dari beberapa opsi yang sedang dibahas pemerintah. Dony menargetkan seluruh opsi penyelesaian akan selesai dan memberikan keputusan dalam waktu satu hingga dua bulan setelah April 2026. Namun, ia menolak merinci nasib konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) yang terdiri dari beberapa perusahaan BUMN dalam KCIC.
Dony menekankan bahwa pemerintah akan mengatur peran semua BUMN sesuai porsi dan keahliannya. Sebagai contoh, WIKA yang menjadi bagian dari konsorsium PSBI akan fokus pada sektor kontraktor dan tidak terlibat dalam pengelolaan kereta cepat. Saat ini, konsorsium empat BUMN Indonesia memegang 60% saham KCIC, sementara sisanya 40% dikuasai konsorsium perusahaan asal China.
Bagikan
Berita terkait
Danantara Konfirmasi Saham BUMN di KCIC Bakal Dioper ke Purbaya
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 05.45
Bukan KAI Lagi, Purbaya Ambil Alih 60% Saham Kereta Cepat
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.10
Purbaya: 15 September Whoosh Diserahkan ke Kemenkeu
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 14.56
Terungkap! Saham BUMN di KCIC Bakal Dialihkan ke Kemenkeu
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 05.45