Purbaya: Jakarta Enggak Perlu Obligasi, Uangnya Sudah Kebanyaka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai DKI Jakarta tidak perlu menerbitkan obligasi daerah karena kas daerah masih cukup. Ia menekankan pemerintah pusat akan hati-hati memberi izin penerbitan surat utang untuk mencegah risiko krisis fiskal seperti Brazil atau Argentina. Purbaya menyarankan pemda gunakan pinjaman terukur dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang dibiayai dari Dana Alokasi Umum (DAU). Meskipun demikian, Gubernur Jakarta Pramono Anung berencana menerbitkan obligasi senilai Rp3,5 triliun untuk meredam tekanan fiskal setelah pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp15 triliun. Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Yustinus Prastowo menjelaskan obligasi sebagai instrumen pembiayaan investasi jangka panjang untuk infrastruktur berumur puluhan tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 September 2026 pukul 14.37
Bukan Terbitkan Surat Utang, Purbaya Sarankan Pemda Pinjam Dana dari Sini
Detik.com · 2 September 2026 pukul 20.23
Walkot Serang Jelaskan Alasan SMPN 4 Direlokasi dan Gedung Lama Jadi Parkiran
Berita terkait
Pram Rinci Obligasi DKI Rp 5,6 T: Rp 2,7 T untuk LRT, Sisanya RS Sumber Waras
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 14.01
Tol Dalam Kota Kembali Dibuka Pagi Ini
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 06.43
LRT Velodrome–Manggarai Siap Jalan, Jakpro Siapkan Fasilitas hingga Ruang Penghijauan
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 19.52
Kolong LRT Velodrome-Manggarai Bakal Disulap Jadi Ruang Hijau
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.28