Purbaya Nilai Era SBY Terlalu Ekspansif, Jokowi Terlalu Government-Led: Kini Mau Gabungkan Keduanya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membandingkan pola penggerak ekonomi antara era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, era SBY terlalu ekspansif dengan pertumbuhan uang primer rata-rata 18 persen dan kredit 22 persen per tahun selama satu dekade. Sebaliknya, pada era Jokowi, pertumbuhan M0 hanya sekitar 7 persen dan kredit 5-7 persen, sehingga sektor non-pemerintah tumbuh lebih lambat. Purbaya menilai kebijakan fiskal dan moneter dalam 10 tahun terakhir belum optimal dalam mendorong pertumbuhan sektor swasta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 17.57
Purbaya Bandingkan Kondisi Swasta Era SBY dan Jokowi
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 22.00
Purbaya Kritik Indikator Ini: Bank Kurang Uang Saja Tak Tahu
Berita terkait
Pemerintah Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2027, Purbaya Manfaatkan Investasi
JawaPos · 1 September 2026 pukul 20.15
APBN Regional Jabar Surplus Rp 22 Triliun, Purbaya Cek Fakta Lapangan
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 07.25
Target Penerimaan Pajak Tahun Depan Naik, Purbaya Komitmen Perbaiki Sistem
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 20.36
Tambah Penerimaan Negara, Purbaya Lirik Pajak Perhiasan dan E-Commerce
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.00