Purbaya Soroti Biaya Logistik Rp 4 Triliun, 70% Mengalir ke Luar Negeri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti tingginya biaya logistik nasional yang mencapai Rp 4 triliun dalam sidang debottlenecking, Rabu (12/8/2026). Menurut data dari Depalindo, 70% biaya tersebut atau sekitar Rp 2-3 triliun mengalir ke luar negeri karena bisnis penyimpanan peti kemas didominasi perusahaan asing. Kondisi ini menciptakan persaingan tidak sehat bagi pelaku usaha domestik yang harus membayar biaya dan pajak tinggi dengan margin keuntungan terbatas. Purbaya meminta BKPM mempelajari praktik ini, termasuk apakah ada pelanggaran MKM (Modal Khusus Masuk).
Pemerintah melalui Satgas Debottlenecking P2SP menargetkan penyelesaian proyek investasi tertahan bernilai lebih dari USD 30 miliar. Proyek besar lain di Sumatera bernilai USD 40 miliar yang sudah bertahun-tahun mandek juga menjadi prioritas. Setiap pekan, satgas menangani 1-4 laporan hambatan usaha melalui sidang terbuka yang dirancang untuk mempercepat keputusan lintas lembaga. Purbaya menegaskan transparansi sidang menunjukkan keseriusan pemerintah mengurai permasalahan regulasi, perizinan, dan koordinasi yang selama ini mengganjal investasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 09.50
Purbaya Pede PFII Bisa Tarik Investasi Asing Lebih dari Rp500 T
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 21.55
ESR dan INA Perluas Kemitraan untuk Pengembangan Logistik Baru di Indonesia
Berita terkait
Misi Dagang Jatim di Arab Saudi Catat Potensi Transaksi Rp 6,7 Triliun
Detik.com · 25 September 2026 pukul 11.14
Dari Pelayaran ke Logistik, Begini Jejak Trio S di Bursa
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.30
Purbaya Disebut Dungu Soal Wacana Dividen Danantara Rp120 Triliun
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 04.30
Naik 842% Dalam Setahun, BEI Suspen Saham INPS
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.55