Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rajin Datangi Gunung Kawi, 2 Pengusaha RI Jadi Konglomerat

Gunung Kawi di Malang, Jawa Timur, tidak hanya dikenal sebagai kawasan wisata, tetapi juga berkaitan erat dengan kisah keberhasilan dua pengusaha Tionghoa keturunan yang menjadi konglomerat besar Indonesia: Ong Hok Liong dan Liem Sioe Liong. Menurut sejarawan Georgeo Quinn dalam buku 'Wali Berandal Tanah Java' (2021), Ong rajin berziarah ke Gunung Kawi untuk memohon kesuksesan bisnis. Pada 1954, Ong tertidur di dekat makam dan bermimpi melihat ubi talas. Mimpi ini ditafsirkan sebagai petunjuk untuk mengganti nama pabriknya dari Stroothes-Fabriek menjadi Bentoel, sebuah merek rokok yang kemudian sukses besar dan mampu mempekerjakan 3.000 karyawan.

Liem Sioe Liong, pendiri Salim Group, juga rutin mengunjungi Gunung Kawi sebanyak tiga hingga lima kali setahun. Menurut buku 'Liem Sioe Liong dan Salim Group: Pilar Bisnis Soeharto' (2016) karya Richard Borsuk dan Nancy Chng, Liem sering melakukan ritual di kuil China setempat, termasuk menggoyangkan tabung bambu berisi lidi untuk mendapatkan petunjuk. Salah satu keputusan penting yang dipengaruhi oleh keyakinan ini adalah penunjukannya terhadap Mochtar Riady untuk mengembangkan Bank Central Asia (BCA). Liem percaya bahwa Riady akan menjadi 'Tang Sheng'-nya.

Kedua pengusaha ini berhasil membangun kerajaan bisnis yang berkembang menjadi kelompok usaha bernilai miliaran dolar, dengan jejak sejarah penting bagi perkembangan bisnis di Indonesia. Cerita mereka menegaskan peran spiritualitas dan tradisi lokal dalam perjalanan kesuksesan bisnis di tanah air.

Berita terkait