Ramai Data Desil Tak Sesuai 'Isi Kantong', Luhut: Akan Diperbaiki dengan AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Ekonomi Nasional (DEN) memperbaiki data desil masyarakat yang tidak sesuai dengan kondisi perekonomiannya menggunakan kecerdasan buatan (AI). Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan digitalisasi dan AI mampu menghubungkan data antar Kementerian, Lembaga, hingga pemerintah daerah untuk kelompok desil yang lebih akurat. Dengan AI, masyarakat tidak dapat menyembunyikan data ekonomi, sehingga pemberian Bansos menjadi lebih berkeadilan dan tepat sasaran. Pemerintah juga berharap penghematan anggaran dapat mendorong penambahan cash transfer dan subsidi produk.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 15.00
Bill Gates Cemas, Dunia Belum Siap Hadapi Gelombang PHK Akibat AI
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 13.13
Video: Kebutuhan Data Melonjak Era AI, RI Butuh WiFi Yang Cepat-Stabil
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 08.25
Ikuti Perkembangan Zaman, Pelaku Usaha Harus Maksimalkan Pemanfaatan AI
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 21.20
CEO Kreta Digital Ajak Pelaku Usaha Tetap Relevan Lewat AI
Berita terkait
Luhut Ungkap Data Bansos Salah Sasaran: Dulu 77,6%, Kini di Bawah 5%
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 12.06
92% Pekerja RI Kenal AI, Cuma 15% yang Pakai Secara Produktif
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 12.45
Prabowo Ungkap Digitalisasi Bansos Sudah Diterapkan di 153 Kabupaten/Kota
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.58
Data Desil Jadi Sorotan, Misbakhun Sebut Pemerintah Perbaiki Parameter
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.00