Rehat Dulu, IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.351
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak stagnan pada perdagangan Kamis (6/8/2026), ditutup di level 6.351,22 di akhir sesi pertama tanpa perubahan dari penutupan sebelumnya. Sepanjang sesi satu, IHSG bergerak dalam rentang 6.324 hingga 6.388. Nilai transaksi mencapai Rp 10,36 triliun dengan volume 34,72 miliar saham dan 1,63 juta kali transaksi. Sebanyak 274 saham menguat, 333 melemah, dan 184 stagnan. Sektor utilitas, industri, dan konsumer primer mencatatkan penguatan tertinggi, sementara sektor kesehatan, teknologi, properti, dan finansial mengalami koreksi.
Penguatan IHSG ditopang sentimen positif domestik dan global. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% pada kuartal II-2026, melampaui konsensus 5,12%. Tingkat kemiskinan turun ke level terendah sejak 1999 dan pengangguran terendah dalam tiga dekade. Pemerintah menambah stimulus semester II-2026 termasuk bantuan sosial, insentif transportasi, penempatan dana SAL Rp70 triliun di Himbara, dan penundaan pajak e-commerce. Dari sisi eksternal, harapan meredanya konflik AS-Iran dan kemajuan negosiasi Selat Hormuz menopang sentimen risiko, sementara harga minyak melemah dan data tenaga kerja AS yang lebih lemah memperkuat peluang The Federal Reserve menurunkan suku bunga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 16.38
IHSG Berotot ke 6.409 Akhiri Pekan Ini, 355 Saham Hijau
ANTARA News · 5 Agustus 2026 pukul 17.38
IHSG ditutup menguat ikuti bursa saham kawasan Asia
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 17.08
IHSG Kembali ke Zona Hijau, Ditutup Menguat 1,37% ke 6.319
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.13
IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.391
Berita terkait
IHSG Dibuka Naik 0,38%, Uji Level 6.300
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 09.03
IHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 12.48
IHSG Koreksi 6 Hari Beruntun, Asing Terciduk Kompak Borong Saham Ini
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 08.25
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,17% ke Level 6.141
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 09.02