Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

RI Berpeluang Jadi Raja Industri Protein Asia Tenggara

Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat produksi dan distribusi protein di Asia Tenggara. Potensi ini didukung oleh pasar domestik yang luas, keberagaman sumber protein seperti unggas, sapi, kambing, perikanan, telur, dan protein nabati, serta akses ke pasar regional dengan sekitar 745 juta penduduk. Besarnya modal ini menarik minat investasi untuk pengembangan industri protein nasional.

Untuk mewujudkan peluang tersebut, diperlukan pembukaan pasar yang lebih luas guna menarik modal sekaligus mempercepat modernisasi industri. Model kemitraan yang berhasil di industri ayam, melibatkan perusahaan besar dan peternak rakyat dengan akses teknologi dan pembiayaan, dapat diterapkan pada subsektor lain. Investasi perlu diarahkan sesuai keunggulan daerah untuk integrasi rantai pasok dari hulu hingga hilir, serta kerjasama dengan perusahaan protein global melalui joint venture untuk transfer teknologi dan akses pasar internasional.

Dengan ekosistem protein yang terintegrasi dan investasi yang tepat, Indonesia dapat memperkuat ketahanan pangan domestik dan mengambil posisi lebih besar sebagai raja industri protein di Asia Tenggara, memanfaatkan pasar kawasan yang luas.", "tags": ["industri protein", "investasi", "asia tenggara", "ketahanan pangan", "kemitraan"]

Berita terkait