Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

RI Jajaki Bangun Pabrik Pupuk di Rusia

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani membuka peluang PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk membangun pabrik urea di Vladivostok, Rusia. Rencana ini masih berada pada tahap kajian setelah Pupek Indonesia dan Ruschem menandatangani perjanjian joint study untuk mengevaluasi potensi investasi tersebut. Kegiatan ini disampaikan dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, yang membahas kerja sama di sejumlah sektor termasuk pertanian dan sumber daya manusia.

Rosan menyatakan bahwa kinerja Pupuk Indonesia yang semakin efisien menjadi salah satu pertimbangan utama untuk ekspansi ke Vladivostok. Ia menekankan bahwa investasi ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan dan industri Indonesia secara keseluruhan. Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menambahkan bahwa lokasi Vladivostok strategis karena berada di pesisir Samudra Pasifik, yang merupakan pasar utama Pupuk Indonesia saat ini.

Joint study ini dilakukan untuk menilai lebih jauh potensi pengembangan pabrik urea di Vladivostok, sejalan dengan arahan Danantara agar Pupuk Indonesia memperkuat ketahanan pangan nasional dan memperluas ekspansi bisnis ke pasar global. Rencana ini masih dalam tahap awal dan akan membutuhkan waktu untuk evaluasi lebih lanjut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait