Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

RI Mau Ubah Batu Bara Jadi BBM, Nilai Keekonomian Dinilai Masih Jadi Persoalan

Indonesia berencana mengolah batu bara menjadi BBM (Coal to Liquid/CTL) untuk mengurangi impor. Namun, Direktorat PUSHEP Bisman Bhaktiar menilai nilai keekonomian menjadi masalah utama karena biaya produksi CTL tinggi dan harga per liter akan lebih mahal dari BBM minyak bumi, terutama jika harga crude oil rendah. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan subsidi, blending BBM, atau investasi serta Transfer of Technology (ToT) untuk menurunkan biaya produksi. Direktorat IESR Fabby Tumiwa menyatakan teknologi CTL komersial, dengan Fischer Tropsch (FT) menjadi teknologi utama yang dipakai China dan Afrika Selatan. Simulasi menunjukkan produk CTL layak dipasarkan jika harga minyak dunia USD 100-115 per barrel, dengan biaya produksi USD 91-125 per barrel menggunakan teknologi FT dengan CCS.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait