Rincian Pembatalan Penerbangan Soekarno-Hatta Imbas Erupsi Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9341550/original/055023200_1788659442-IMG-20260906-WA0016.jpg)
Dampak sebaran abu vulkanik dari letusan Gunung Anak Krakatau, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencatat 209 penerbangan dibatalkan pada 6 September 2026, terdiri dari 160 penerbangan domestik, 39 internasional, dan 10 kargo. Penutupan operasional bandara diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB setelah NOTAM dari AirNav Indonesia menunjukkan bahaya abu vulkanik. Keputusan ini menggantikan penutupan sementara yang sebelumnya ditetapkan Kementerian Perhubungan selama empat jam. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyatakan penutupan didasarkan pada NOTAM Nomor A3341/26 dan hasil paper test yang positif terpapar abu vulkanik. Aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pengambilan keputusan operasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 6 September 2026 pukul 08.45
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau: Bandara Soetta Perpanjang Penutupan, 22.798 Penumpang Terdampak
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 08.45
209 Penerbangan Batal, Begini Nasib Penumpang di Soekarno Hatta
kumparan · 6 September 2026 pukul 08.34
22 Ribu Penumpang Terdampak Ditutupnya Bandara Soetta Imbas Erupsi Anak Krakatau
JawaPos · 6 September 2026 pukul 08.30
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Picu Penutupan Bandara Soetta, InJourney Aktifkan Layanan SRA
Berita terkait
16 Penerbangan Internasional Dibatalkan Imbas Erupsi Anak Krakatau
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 08.18
Seluruh Penerbangan Dibatalkan Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penumpang di Bandara Soetta Menumpuk
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 08.22
22 Ribu Penumpang Terdampak, Ini Rincian Status Penerbangan Bandara Soetta
Detik.com · 6 September 2026 pukul 07.49
Bandara Soetta Tutup Sampai 09.30 WIB, 22.798 Penumpang Terdampak
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 07.31