Rocky Gerung Paling Getol Mengkritik Jokowi, Sekarang Satu Atap dengan Pratikno dan Anwar Usman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gede Pasek Suardika, Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), mengkritik keras penambahan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Di era Prabowo, Wantimpres diisi oleh 26 orang, jauh lebih banyak dibandingkan dengan pemerintahan SBY dan Jokowi yang masing-masing hanya menempatkan 9 orang. Menurutnya, hal ini bukan sekadar soal efisiensi anggaran, tetapi merupakan strategi politik untuk mengendalikan berbagai kubu kekuasaan. Salah satu contoh nyata adalah penempatan Rocky Gerung, yang dikenal sebagai pengkritik keras Jokowi, bersamaan dengan Pratikno dan Anwar Usman yang merupakan bagian dari kubu Jokowi. Langkah ini, menurut Gede Pasek, bertujuan memaksa para tokoh yang saling berbeda untuk duduk bersama di bawah satu atap, sekaligus memanfaatkan fasilitas negara seperti gaji bulanan sebesar Rp76,5 juta untuk menenangkan atau menenarkan kritikus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 3 Oktober 2026 pukul 18.30
Feri Amsari Unggah Video Lama Rocky Gerung yang Nyatakan Akan Tolak Jabatan
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 16.51
Titip Pesan Kepada Listyo Sigit, Dudung: Tugas KSP Berat
JawaPos · 5 Oktober 2026 pukul 09.00
Rocky Gerung dan Syahganda Masuk Istana, Golkar Yakin Sikap Kritis Tak Akan Luntur
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 06.48
FOTO: Rocky Gerung Masuk Istana hingga Pelantikan Kapolri Baru
Berita terkait
Tiga Tahun Lalu, Rocky Gerung Ngamuk-Ngamuk Dituduh Pendukung Prabowo
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 11.55
Rocky Gerung Menang 'Power Struggle' atas Dua Nama Lainnya, PSI: Inilah Wajah Asli Politik
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 00.00
Rocky Gerung Dilantik Prabowo jadi Wantimpres: Cuma Pindah ke Dalam, Tetap Radikal
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 07.36
Resmi Jadi Anggota Wantimpres, Rocky Gerung Ngaku Akan Tetap Kritis ke Presiden
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 19.33