Rocky Gerung: Satu-satunya yang Membuat Jokowi Aman adalah Kalau Gibran Jadi Presiden
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat politik Rocky Gerung menyatakan bahwa satu-satunya cara bagi Joko Widodo (Jokowi) untuk merasa aman secara politik adalah dengan memastikan Gibran Rakabuming Raka menjadi presiden di pemilu mendatang. Menurutnya, hubungan antara Presiden Prabowo Subianto dan Jokowi tidak bisa dilepaskan dari kalkulasi politik menuju Pemilu 2029. Aktivitas politik Jokowi pasca-pencalonan, seperti safari politik dan blusukan, dianggapnya sebagai upaya untuk mempertahankan pengaruh keluarga Solo dan mendukung karier politik Gibran. Rocky juga menyoroti bahwa tagihan politik Jokowi akan terus berdampak pada Prabowo, sehingga keberlanjutan karier Gibran menjadi penting bagi Jokowi. Dalam diskusi di kanal YouTube Total Politik, Rocky menilai bahwa gestur politik antara kubu Solo dan Hambalang, termasuk tata letak tempat duduk dalam acara resmi, mencerminkan dinamika kekuatan dan pertimbangan politik masing-masing pihak. Ia menekankan bahwa setiap tindakan tidak bisa dilihat semata-mata dari segi protokol, tetapi juga sebagai sinyal psikologis dan strategi politik menuju 2029. Rocky menambahkan bahwa Prabowo juga memiliki kalkulasi sendiri terkait dampak elektoral dan persepsi publik dari hubungan dengan masa lalu, sehingga setiap langkah ketiganya terus menjadi bahan pembacaan publik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 6 September 2026 pukul 19.45
Survei Kepuasan Publik Pada Presiden Prabowo Di Atas 50 Persen, Program MBG Paling Berdampak
Berita terkait
'Itulah Pintarnya Jokowi, Gibran Jadi Wapres tapi Tanggung Jawab Hukum dan Politik di Prabowo'
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 16.57
Keakraban dengan Jokowi Belum Jadi Sinyal Prabowo-Gibran Berlanjut di Pilpres 2029
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 16.01
Soal Duduk Prabowo Diapit Jokowi-Gibran, Politikus Gerindra Bilang Begini
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 15.32
Gerindra Soroti Sikap Prabowo Rangkul Jokowi dan Gibran: Cerminan Etika Politik
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 03.09