Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rosan Sebut 10 Perusahaan Patuh TKDN Siap Garap Motor Listrik Nasional

Konten: CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan bahwa 10 perusahaan nasional telah memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian untuk berpartisipasi dalam produksi Motor Listrik Nasional (Molinas). Produsen-produsen ini akan bekerja sama dengan PT LEN Industri (Persero) dan tim ahli termasuk Profesor Sigit untuk memastikan kualitas global. Program ini diluncurkan di Bekasi pada Kamis, 13 Agustus 2025. Rosan menekankan bahwa inisiatif ini mencerminkan sinergi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta untuk mewujudkan kemandirian ekonomi Indonesia. Menurutnya, semua komponen teknis yang dibutuhkan untuk pengembangan Molinas tersedia di dalam negeri.

Potensi pasar kendaraan listrik di Indonesia diproyeksikan mencapai US$170 miliar atau sekitar Rp3.038,5 triliun. Saat ini, Indonesia memiliki sekitar 140 juta unit sepeda motor yang beroperasi dengan penjualan tahunan mencapai 6 hingga 7 juta unit. Namun, penetrasi motor listrik masih rendah, hanya sekitar 60 ribu hingga 70 ribu unit per tahun atau sekitar 1 persen dari total pasar. Rosan optimis bahwa nilai pasar ini dapat tumbuh secara eksponensial di masa depan.

Salah satu keunggulan kompetitif Indonesia adalah cadangan nikel yang mencapai 46 persen dari total cadangan dunia. Dengan program hilirisasi, nikel akan diolah menjadi sel baterai hingga paket baterai berbasis nikel untuk mendukung kebutuhannya. Targetnya adalah agar ekosistem Molinas dapat memimpin pasar baik di dalam negeri, kawasan, hingga global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait