Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) telah menyelesaikan akuisisi 5% kepemilikan saham PT Layar Nusantara Gas (PT LNG) melalui anak perusahaannya, PT Raharja Gas Kasuri. Transaksi ini disahkan melalui penandatanganan Akta Jual Beli Saham di hadapan notaris pada 4 September 2026, setelah memenuhi seluruh syarat dalam Perjanjian Jual Beli Saham (SSPA) antara PT Raharja Gas Kasuri dan Genting LNG Pte. Ltd. PT LNG dikenal sebagai pengembang infrastruktur midstream dan downstream, termasuk fasilitas Floating Liquefied Natural Gas (FLNG) pertama di Indonesia, serta sebagai offtaker gas bumi dari Blok Kasuri di Papua Barat. Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi ekspansi RAJA dan penguatan kemitraan strategis dengan Genting Berhad Group dalam pengembangan serta operasional infrastruktur FLNG. Direktur Utama RAJA, Djauhar Maulidi, menyatakan bahwa kepemilikan saham ini memperkuat posisi RAJA di seluruh rantai nilai LNG dan mendukung kolaborasi jangka panjang dalam pengembangan ekosistem LNG nasional. Proyek FLNG ini didanai oleh lapangan Asap, Kido, dan Merah (AKM) di Blok Kasuri, yang telah mendapatkan persetujuan pemerintah melalui Plan of Development (POD) I. Rencana pengembangan tersebut mencakup pasokan gas sebesar 230 mmscfd ke fasilitas FLNG dengan kapasitas 1,2 mtpa selama 18 tahun, serta alokasi sekitar 102 mmscfd untuk pasar domestik. Dengan kepemilikan di PT LNG, RAJA mendapatkan eksposur langsung pada segmen midstream dan likuefaksi gas, melengkapi portofolio perusahaan di bidang perdagangan gas, transportasi, dan infrastruktur energi. Keikutsertaan dalam proyek FLNG pertama di Indonesia juga membuka peluang kolaborasi lebih lanjut dengan Genting Berhad Group serta mendukung agenda ketahanan energi nasional. Menurut pengungkapan kepada OJK dan BEI, transaksi ini tidak diperkirakan memberikan dampak material pada kondisi keuangan dan kegiatan usaha RAJA saat ini, namun menjadi langkah strategis bagi perusahaan untuk berpartisipasi lebih luas dalam proyek serta rantai nilai LNG di Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Pizza Hut Tak Lagi Terafiliasi Yum! Brands, Ini Dampaknya ke Indonesia
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 18.41
Emiten Happy Hapsoro (RAJA) Ambil Alih 5% Saham Layar Nusantara Gas
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 18.15
Sejajar Singapura, Indonesia Punya LNG Hub Center Asia
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.25
PAG Dorong Kawasan Arun Jadi Pusat Energi dan Global Integrated Energy Hub
kumparan · 8 September 2026 pukul 16.17