Rumah Susanah Dipasangi Garis Polisi, Said Didu: Penghianatan Harus Diusut!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu menyoroti kekeliruan data dalam pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyebut Susanah dari Cileungsi, Kabupaten Bogor sebagai buruh pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram. Penyelidikan menunjukkan Susanah adalah buruh penjahit kain majun dengan upah Rp700 per kilogram. Akibat kekinianan, rumah Susanah dipasangi garis polisi untuk mengamankan kenyamanan keluarga setelah banyak wartawan datang. Said Didu mendesak penyelidikan terhadap pihak yang memberikan data keliru kepada Presiden, menyebutnya penghianatan. Garis polisi tidak ditempatkan untuk kasus kriminal melainkan untuk mengurangi gangguan publik.
Bagikan
Berita terkait
Trimedya Dorong RUU Advokat Segera Disahkan: Kado Presiden untuk Profesi Advokat
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 22.30
Siapa M. Sarjito? Eks Deputi OJK yang Jadi Calon Tunggal Kepala Bursa Mineral
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 15.20
Gus Lilur: Jangan Bawa-bawa Nama Prabowo untuk Memenangkan Kandidat di Muktamar NU
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 12.37
Mensesneg Sebut Semarak Kemerdekaan Tak Hanya Terasa di Istana dan Monas
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.00