Rupiah Ditekuk Dolar AS, Harga HP Melonjak-Penjualan Loyo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hingga mencapai level Rp 18.000-an berdampak pada kenaikan harga produk elektronik, terutama smartphone. Kondisi ini disebabkan oleh meningkatnya biaya impor komponen dan bahan baku elektronik yang masih didominasi dari luar negeri, sehingga produsen dan distributor menyesuaikan harga jual. Akibatnya, penjualan perangkat elektronik di pasar domestik tertekan, dengan survei Bank Indonesia menunjukkan kontraksi pada penjualan eceran kelompok alat informasi dan komunikasi.
Selain faktor nilai tukar, industri smartphone juga menghadapi krisis pasokan chip dan memori global yang mengganggu produksi. Hal ini diperkirakan akan menurunkan kapasitas produksi smartphone sepanjang 2026, memperpanjang waktu pasokan, dan menekan penjualan lebih lanjut.
Meski demikian, pasar smartphone bekas mengalami pertumbuhan pesat. Tren ini diharapkan menjadi salah satu penopang pasar perangkat seluler di negara-negara berkembang yang sensitif harga, termasuk Indonesia, pada tahun 2026.", "tags": ["rupiah", "dolar as", "harga smartphone", "penjualan elektronik", "krisis chip"]
Bagikan
Berita terkait
Populer: Peluang Kenaikan Gaji Guru; Promo BBM MyPertamina
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 05.00
Pertamina Patra Niaga Gelar Tebus Murah Paket Sembako Peduli Bencana NTT
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 05.00
3 Berita Artis Terheboh: Rano Bicara soal Penggunaan AI, Vino Berkorban demi Film
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 04.56
Narasi dan tvOne Jadi Potret Dua Jalan Adopsi AI di Media Indonesia
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 04.50