Rupiah Ditekuk Dolar AS, Harga HP Melonjak-Penjualan Loyo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hingga mencapai level Rp 18.000-an berdampak pada kenaikan harga produk elektronik, terutama smartphone. Kondisi ini disebabkan oleh meningkatnya biaya impor komponen dan bahan baku elektronik yang masih didominasi dari luar negeri, sehingga produsen dan distributor menyesuaikan harga jual. Akibatnya, penjualan perangkat elektronik di pasar domestik tertekan, dengan survei Bank Indonesia menunjukkan kontraksi pada penjualan eceran kelompok alat informasi dan komunikasi.
Selain faktor nilai tukar, industri smartphone juga menghadapi krisis pasokan chip dan memori global yang mengganggu produksi. Hal ini diperkirakan akan menurunkan kapasitas produksi smartphone sepanjang 2026, memperpanjang waktu pasokan, dan menekan penjualan lebih lanjut.
Meski demikian, pasar smartphone bekas mengalami pertumbuhan pesat. Tren ini diharapkan menjadi salah satu penopang pasar perangkat seluler di negara-negara berkembang yang sensitif harga, termasuk Indonesia, pada tahun 2026.", "tags": ["rupiah", "dolar as", "harga smartphone", "penjualan elektronik", "krisis chip"]
Bagikan
Berita terkait
Info Samsat Keliling di Bali Senin (28/9), Cek Jadwal dan Lokasinya!
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 06.57
IHSG Diramal Merah Mengawali Pekan Ini
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 06.55
Pemerintah Jual Surat Utang Ritel Hari Ini, Kupon 6,85% per Bulan!
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 06.55
IHSG Anjlok 3% Sepekan, Asing Malah Buru Saham Ini di Akhir Pekan
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 06.40