Saham BYAN Ambruk 14%, IHSG Terseret Turun 1% ke Level 6.384,22
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG terkoreksi lebih dari 1% ke level 6.384,22 pada Rabu (19/8/2026) akibat tekanan jual yang dipicu anjloknya saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) sebesar 14,04% ke Rp14.850. Penurunan BYAN terjadi setelah perusahaan memberikan klarifikasi terkait rumor pengambilalihan saham oleh Andi Syamsuddin Arsyad. Hingga pukul 09.03 WIB, sebanyak 293 saham melemah dengan nilai transaksi mencapai Rp683,1 miliar.
Selain faktor saham BYAN, pasar sedang mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia terkait keputusan suku bunga BI Rate yang diperkirakan tetap di 5,75%. Sentimen negatif juga datang dari kenaikan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia yang mencapai US$454,4 miliar pada kuartal II-2026. Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG akan bergerak sideways dalam rentang support 6.400 hingga resistance 6.500.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 07.07
IHSG Jumat Diprediki Menguat Lagi, Cek Rekomendasi Saham Analis Berikut Ini
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.45
Asing Net Sell Rp371 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 09.02
IHSG Dibuka Merah, Rupiah Melemah di Rp 17.862 per Dolar AS
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 06.59
IHSG Diprediksi Naik, Investor Tunggu Bank Indonesia Umumkan Suku Bunga
Berita terkait
IHSG Parkir di Zona Merah, Merosot 1,2% ke Level 6.298
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 16.10
IHSG Anjlok 1,06% di Sesi I ke 6.307
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 12.09
IHSG Hari Ini Parkir di Zona Hiijau, Naik 1,5% ke 6.374
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.14
IHSG Sesi I Menghijau Naik 0,64%
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 12.13