Saham BYAN Rontok Usai Rumor Mau Diborong Haji Isam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (BYAN) mengalami penurunan signifikan setelah munculnya rumor akuisisi oleh Jhonlin Grup yang milik Haji Isam. Harga saham BYAN turun 6,95% ke Rp16.075 per saham pada penutupan sesi I, dengan volume perdagangan mencapai 3,79 juta saham dan nilai transaksi Rp61,63 miliar. Penurunan tercepat terjadi pada pembukaan perdagangan dengan turun 14,91% ke Rp14.700 per saham. Sebelumnya, saham BYAN menguat 33,68% dalam lima hari terakhir serta 35,65% dalam tiga bulan terakhir. Pada Selasa (18/8/2026), BYAN menyatakan tidak mengetahui rumor tersebut dan tidak ada rencana pengambilalihan saham. Namun, pemegang saham pengendali mengakui mungkin mempertimbangkan berbagai peluang investasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.47
Ada Rumor Mau Akuisisi BYAN, Seluruh Saham Terkait Haji Isam Terbang
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 11.28
Saham-saham Milik Haji Isam Kompak Terbang Tinggi di Tengah Rumor Akuisisi BYAN
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.27
IHSG Dibuka Naik 1%, Haji Isam Jadi 'Bensin' Pagi Ini
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 11.23
Diinginkan Haji Isam, tapi BYAN Dapat Status Khusus Ini dari BEI
Berita terkait
JARR Gelar RUPSLB Di Tengah Rumor Haji Isam Mau Caplok BYAN
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 09.30
BYAN Buka Suara soal Rumor Saham Mau Diborong Haji Isam
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.25
Digosipkan Mau Caplok Bayan (BYAN), Segini Harta Kekayaan Haji Isam
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 10.10
Saham BYAN Anjlok di Awal Perdagangan, Tersengat Isu Diakuisisi Haji Isam
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 09.35