Saham BYAN Rontok Usai Rumor Mau Diborong Haji Isam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (BYAN) mengalami penurunan signifikan setelah munculnya rumor akuisisi oleh Jhonlin Grup yang milik Haji Isam. Harga saham BYAN turun 6,95% ke Rp16.075 per saham pada penutupan sesi I, dengan volume perdagangan mencapai 3,79 juta saham dan nilai transaksi Rp61,63 miliar. Penurunan tercepat terjadi pada pembukaan perdagangan dengan turun 14,91% ke Rp14.700 per saham. Sebelumnya, saham BYAN menguat 33,68% dalam lima hari terakhir serta 35,65% dalam tiga bulan terakhir. Pada Selasa (18/8/2026), BYAN menyatakan tidak mengetahui rumor tersebut dan tidak ada rencana pengambilalihan saham. Namun, pemegang saham pengendali mengakui mungkin mempertimbangkan berbagai peluang investasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 11.15
Emiten Milik Haji Isam Bantah Akuisisi 62,25 Saham BYAN
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.15
Diterpa Isu Akuisisi BYAN, Emiten Milik Haji Isam Akhirnya Buka Suara
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.15
Diterpa Isu Akuisisi Bayan (BYAN), Emiten Milik Haji Isam Buka Suara
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.47
Ada Rumor Mau Akuisisi BYAN, Seluruh Saham Terkait Haji Isam Terbang
Berita terkait
Terungkap Status Low Tuck Kwong Usai Haji Isam Borong 30% Saham BYAN
Detik.com · 29 September 2026 pukul 10.42
Haji Isam Borong Saham BYAN Tanpa Keterangan Harga, OJK Buka Suara
Detik.com · 25 September 2026 pukul 15.59
Low Tuck Kwong Jual 10 Miliar Saham ke Haji Isam, Saham BYAN Dibuka Rp 13.825
kumparan · 18 September 2026 pukul 10.35
IHSG Dibuka Naik 0,76%, Ditopang BYAN dan Saham Haji Isam
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.03