Said Didu: Akhirnya Terbuka Jokowi Tak Rela Serahkan Kekuasaan ke Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu menyatakan bahwa sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) terbongkar terkait dugaan keinginannya untuk tidak menyerahkan kekuasaan kepada siapa pun, termasuk Presiden Prabowo Subianto. Dalam postingan di X, Said Didu merujuk pada pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang menyinggung kemungkinan Pemilu 2029 digelar lebih cepat. Video Budi Arie yang beredar menampilkan dialognya dengan audiens soal insting politik terkait percepatan pemilu, yang disambut dengan sorakan 'Siap!' dari penonton. Budi Arie membandingkan situasi saat ini dengan masa transisi Orde Baru ke Reformasi pada 1997-1999, ketika pemilu digelar lebih cepat pada 1999. Ia menekankan adanya potensi 'patahan sejarah' akibat ketidakpuasan sosial-ekonomi masyarakat. Said Didu juga menyebutkan gerak aktif kelompok yang disebut Geng SOP (Solo, Oligarki, Parcok) dan poros SSB (Singapura, Solo, Bandung).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 15.46
Budi Arie Bicara 'Percepatan Sejarah' di Samping Jokowi, PSI: Ini Adu Domba
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 13.10
Gerindra Respons Budi Arie soal Pemilu: Fokus Kawal Program Prabowo
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.21
Budi Arie Klarifikasi soal Video Viral Percepatan Pemilu
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 09.25
Gerindra Merespons Intuisi Budi Arie soal Percepatan Pemilu 2029, Tegas!
Berita terkait
Kepala Kantor Staf Presiden soal Viral Video Budi Arie: Kami Tidak Sedang Menuduh Jokowi, Tapi Biar Tak Jadi Bola Liar
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.35
PDIP: Jokowi Bereaksi saat Gibran Disuruh Mundur, tapi Diam soal Prabowo Jatuh Sebelum 2029
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 10.50
Di Balik Video Viral Budi Arie: Projo Ingin Bikin Jokowi Jadi 'Kurir Pesan' ke Prabowo
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 04.40
PSI: Jangan karena Direshuffle, Sakit Hati Terus Lakukan Politik Adu Domba antara Jokowi dan Prabowo
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 01.20