Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Said Didu Bongkar Ancaman 'Geng SOP': Manuver Skenario Pengambilalihan Kekuasaan Prabowo Sebelum 2029

Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, menyoroti potensi ancaman terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebelum 2029. Menurutnya, Kelompok SOP (Solo, Oligarki, dan Parcok/Polisi) tengah menyiapkan skenario pengambilalihan kekuasaan. Kelompok ini, kata Said Didu, diduga memiliki sumber daya finansial besar dan dukungan internal di pemerintahan, membedakannya dari gerakan oposisi sipil yang dianggap kurang bertenaga. Said Didu mengaitkan ambisi mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mempertahankan pengaruh politik melalui putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Safar politik Jokowi untuk mendukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan dugaan rapat tertutup yang melibatkan Jokowi semakin memperkuat spekulasi ini. Namun, Said menilai gerakan sipil seperti Kabinet Bayangan yang diinisiasi Feri Amsari tidak akan mampu menggoyahkan pemerintahan Prabowo. Untuk memanfaatkan ketidakpuasan publik, kelompok SOP diduga akan fokus pada isu ekonomi. Data yang disampaikan Said menunjukkan sekitar 60% penduduk Indonesia (174 juta orang) berada dalam kondisi ekonomi rentan, sementara tingkat kemiskinan mencapai 8% (24 juta orang). Said memperingatkan bahwa jika pemerintah gagal menangani kemiskinan dan ketidakpuasan ekonomi masyarakat, isu ini berpotensi dimanfaatkan untuk melemahkan legitimasi pemerintahan Prabowo.

Berita terkait