Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Sampah Blok M Capai Ratusan Kg Sehari, MRT Siapkan Pengelolaan

Setelah revitalisasi, kawasan Blok M di Jakarta mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah pengunjung, dari 400 orang per hari menjadi sekitar 40.000 orang pada hari kerja dan 60.000 hingga 90.000 orang pada akhir pekan atau saat ada acara. Peningkatan ini turut membawa dampak pada volume sampah harian yang mencapai ratusan kilogram, terutama berupa sampah organik seperti sisa makanan. PT MRT Jakarta bekerja sama dengan beberapa pihak dalam pengelolaan sampah, mulai dari sampah organik hingga e-waste, yang kemudian didaur ulang. Pengelolaan sampah menjadi bagian penting dari konsep placemaking yang diterapkan MRT di kawasan tersebut.

MRT mengukur keberhasilan placemaking tidak hanya dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari aksesibilitas, kenyamanan, dan interaksi antara pengunjung, komunitas, dan pelaku usaha. Survei kepuasan dilakukan secara berkala dengan bantuan lembaga independen seperti Nielsen dan Ipsos. Selain itu, keramaian di Blok M juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan, diperkirakan mencapai Rp20 miliar hingga Rp30 miliar per acara, meskipun angka ini bukan pendapatan langsung MRT melainkan estimasi dampak ekonomi dari berbagai aktivitas.

MRT menekankan bahwa menghidupkan sebuah kawasan tidak hanya melibatkan pembangunan fisik, tetapi juga memerlukan biaya operasional untuk kebersihan, keamanan, pengelolaan limbah, dan perawatan fasilitas. Aspek lingkungan dan sosial menjadi bagian penting dari placemaking, termasuk upaya pengurangan emisi karbon dan kegiatan tanggung jawab sosial seperti donasi ke masjid dan anak yatim. Tantangan terbesar bagi MRT adalah menyeimbrikan pertumbuhan bisnis dengan kepentingan lingkungan dan sosial, sekaligus memastikan pendapatan yang dihasilkan dapat dialokasikan kembali untuk keperluan sosial dan lingkungan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait