Sampah Kini 'Disulap' Jadi Bensin dan Solar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM mengembangkan pengolahan sampah plastik menjadi BBM terbarukan (solar dan bensin) melalui sistem pirolisis. Pemerintah saat ini sedang mengidentifikasi kualitas BBM yang bervariasi di tiap lokasi serta menyiapkan mekanisme perizinan agar produk tersebut dapat dijual secara komersial melalui skema B2B. Selain BBM, pengembangan biogas menjadi biometana juga didorong untuk mengurangi emisi dan meningkatkan nilai karbon.
Proyek ini melibatkan TNI AD yang akan fokus mengolah timbunan sampah lama di lima lokasi, yaitu Bantar Gebang, Sumur Baru, Galuga, Sari Mukti, dan Jatibarang. Target pengolahan mencapai 1.000 ton sampah per hari per titik dengan kebutuhan lahan sekitar 5,5 hektare. Saat ini, implementasi masih terkendala masalah ketersediaan lahan dan perizinan, namun pabrik diperkirakan siap beroperasi dalam satu tahun setelah kendala tersebut teratasi.
Bagikan
Berita terkait
TNI Ikut Ubah Gunungan Sampah Jadi BBM, Bisa Olah 1.000 Ton Sehari
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.36
Sampah Menggunung di TPA Jatibarang Semarang Bakal Diolah TNI Jadi BBM
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.50
Zulhas Dorong Solusi Hulu-Hilir, Ubah Sampah Bekasi Jadi Energi
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 08.14
Zulhas Puji Keterlibatan TNI AD dalam Pengelolaan Sampah di Tanah Air
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 14.50