Sarmuji Buka Peluang BUMN Khusus Tekstil, Bakal Bahas Bersama Danantara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji membuka peluang pembentukan BUMN khusus sektor tekstil untuk memperkuat industri nasional. Namun, wacana ini masih dalam tahap pembahasan dan akan dikoordinasikan dengan Danantara. Sebagai menteri yang baru dilantik, Sarmuji menekankan pentingnya pertumbuhan industri berdaya serap tenaga kerja tinggi, termasuk tekstil dan alas kaki. Ia menyatakan bahwa penguatan sektor ini membutuhkan kolaborasi lintas kementerian, mulai dari hulu hingga perdagangan. Dalam hal ini, Kementerian Investasi akan mendukung penguatan sektor hulu, sementara Kementerian Keuangan terlibat dalam pemberian insentif. Di sisi lain, Kementerian Perdagangan diharapkan membatasi impor untuk melindungi industri dalam negeri yang masih mampu bersaing. Sarmuji menegaskan bahwa semua langkah ini akan dikoordinasikan dengan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator terkait.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 21.16
Menperin Era Jokowi Beri Empat Catatan Penting untuk Sarmuji agar Sektor Industri Maju
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 21.14
Punya Kapal Laut Rp5,56 Miliar, Segini Harta Kekayaan Menperin Sarmuji
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 17.30
Dilantik Jadi Menperin, Sarmuji Soroti Industri Sepatu dan Tekstil
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 14.22
Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Diminta Bantu Sektor Industri
Berita terkait
Kadin Ungkap Sudah Bahas Konsep BUMN Tekstil Danantara
kumparan · 24 September 2026 pukul 15.28
Sarmuji Resmi Jadi Menperin, Bidik Industri Padat Karya Jadi Pengungkit Ekonomi
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 20.48
Tekan Impor LPG, Danantara Minta Pertagas Bawa CNG ke Rumah Tangga
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 10.30
Perkuat Model Bisnis, Pelindo Pangkas 17 Anak Usaha
kumparan · 30 September 2026 pukul 11.33