Sarwendah: Sebagai Ibu, Wajar Jika Saya Tidak Bisa Tinggal Diam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mediasi antara Ruben Onsu dan Sarwendah terkait hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan gagal pada Rabu (19/8/2026) setelah berbagi ketegangan. Sarwendah menolak narasi bahwa dirinya marah-marah, menyatakan kehadiran hanya untuk menjalani mediasi. Ia membantah pernyataan kuasa hukum Ruben yang menyebutnya marah-marah dan berdiri, justru mengaku kuasa hukum lawan membentaknya dengan nada tinggi. Sebagai ibu, Sarwendah menyatakan wajar tidak bisa diam bila fakta anak disampaikan keliru. Proses mediasi gagal setelah sempat berlangsung dengan ketegangan di ruang mediasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 17.27
Dituduh Mengamuk di Mediasi Hak Asuh Anak, Sarwendah Sampaikan Klarifikasi
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 09.09
Mediasi Gagal, Polemik Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Berlanjut
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 00.10
Keinginan Ruben Onsu di Tengah Proses Mediasi dengan Sarwendah
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 11.17
Ruben Onsu dan Sarwendah Kompak Hadiri Sidang Mediasi Hak Asuh Anak
Berita terkait
Tak Terima Dituduh Marah-marah oleh Ruben Onsu, Sarwendah: Yang Terjadi Adalah...
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 06.50
Reaksi Sarwendah Setelah Sidang Gugatan Hak Asuh Anak Ditunda
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.14
Sidang Hak Asuh Anak Berlanjut, Ruben Onsu Siapkan Bukti
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 11.15
Sarwendah Meledak: Saya Pikir Diam Pilihan Terbaik, tapi Malah Dipakai Buat Narasi Tidak Benar
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 08.55