Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Sebelum Tumbang, Peringatan Keras Purbaya untuk Pengemplang Pajak: 'Yang Biasa Nyolong Tak Bisa Lagi!'

Purbaya Yudhi Sadewa, mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia, memberikan peringatan tegas kepada para wajib pajak yang terlibat dalam praktik penghindaran dan penggelapan pajak. Dalam siniar Periskop ID pada 14 September 2026, Purbaya menyatakan bahwa pemerintah sedang gencar menutup celah kebocoran penerimaan negara dan menindak tegas suap di sektor perpajakan. Ia menegaskan bahwa praktik nyolong dan suap yang dulu biasa dilakukan tidak akan bisa dilanjutkan lagi, sambil menyatakan komitmennya untuk menegakkan disiplin pajak yang lebih ketat.

Purbaya menyadari bahwa langkah ini mungkin akan memicu keluhan dari pihak yang terbiasa menguntungkan diri dari celah pajak. Namun, ia menolak untuk mendengar protes dari mereka yang selama ini merugikan negara. Purbaya juga menjamin bahwa wajib pajak yang taat dan patuh tidak akan terdampak oleh kebijakan penertiban ini.

Di sisi lain, Purbaya mengungkapkan bahwa upaya penutupan celah penggelapan pajak telah berhasil meningkatkan penerimaan negara. Ia menyatakan bahwa hingga Agustus 2026, penerimaan pajak negara tumbuh 30 persen secara tahunan tanpa perlu menaikkan tarif pajak. Hal ini menunjukkan adanya ruang yang cukup untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengumpulan pajak sebelum mempertimbangkan kenaikan tarif.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait