Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Semester 1 2026, Dekarbonisasi Pertamina Capai 118%, Di Atas Target Pengurangan Emisi Tahunan

PT Pertamina (Persero) mencapai realisasi dekarbonisasi sebesar 118% pada Semester 1 2026, melampaui target pengurangan emisi tahunannya. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa program dekarbonisasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan ESG (Environmental, Social, and Governance) di seluruh lini bisnis, serta mendukung target pemerintah mencapai NZE (Net Zero Emission) pada 2060. Selain itu, bisnis rendah karbon Pertamina juga mencapai 101% dari target RKAP 2026, didukung oleh program seperti bioethanol, biofuel, dan efisiensi energi. Program ESG lainnya, termasuk sustainable procurement dan sustainability budget tagging, juga menunjukkan kinerja positif dengan pencapaian 102% dari target.

Pertamina juga mencatatkan beberapa pencapaian penting dalam penilaian eksternal. Pada Carbon Disclosure Project (CDP), perusahaan memperoleh skor B untuk kategori perubahan iklim dan A- untuk keamanan air. Di sisi tata kelola, Pertamina meraih skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 97,14 persen dengan kategori "Sangat Baik" pada tahun 2025. Keberhasilan ini menegaskan posisi Pertamina sebagai perusahaan peringkat ESG nomor 1 dunia untuk Sub-Industri Integrated Oil and Gas.

Dalam pengembangan bisnis rendah karbon, Pertamina terus mendorong penggunaan Sustainable Aviation Fuel (SAF), biogasoline, biodiesel, dan pembangkit energi rendah karbon. Untur pengembangan SAF, Pertamina menargetkan volume pengangkatan sebesar 27.000 kiloliter (KL) dan penjualan 6.000 KL pada 2026. Baron menegaskan bahwa keberlanjutan dan prinsip ESG menghasilkan dampak nyata bagi lingkungan, masyarakat, dan keberlanjutan bisnis.

Peristiwa ini diliput 7 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait